Kasus mangkraknya Pasar Loka Tarempa (Rp27,5 M) bukanlah “kecelakaan” teknis semata. Jika kita zoom-out, terlihat jelas adanya pola jarahan sistemik yang terus berulang di Anambas. Simak perbandingannya:
1️⃣ Kasus Pasar Loka (Rp27,5 M)
Modus: Progres cuma 5%, tapi uang muka ditarik. Spesifikasi pondasi di-downgrade dari tiang pancang ke sumuran.
Korban: Pekerja ditelantarkan, upah tidak dibayar.
2️⃣ Kasus Sodetan/Drainage (Rp10 M)
Kemiripan: Copy-paste modus operandi! Uang muka 30% cair, lalu masuk ke rekening pribadi oknum, proyek ditinggal kabur.
3️⃣ Kasus Jalan Peninting (Rp54 M)
Benang Merah: Melibatkan jaringan aktor yang sama (diduga afiliasi Yanto/PT Kisna Jaya).
Pola Berulang: Penyakit “gali lubang tutup lubang” dan eksploitasi pekerja yang gajinya ditahan hingga ratusan juta.
Apakah Anambas sedang dikepung sindikat “kontraktor predator”? Atau sistem pengawasan kita yang lumpuh total?
🎙️ Dengarkan analisis tajam dan bedah kasus lengkapnya di Opini Bincang episode kali ini!
#KorupsiAnambas #PasarLoka #Investigasi #BincangOpini #KPK #Kejagung #SavePekerja #UangRakyat
Saksikan berita selengkapnya di portal resmi kami:
🌐 https://www.samuderakepri.co.id
Tentang Video Ini:
SamuderaKepri TV (STV) adalah media digital berbasis Artificial Intelligence (AI) pertama di Kepulauan Riau yang menyajikan berita investigasi, teknologi, ekonomi, dan gaya hidup secara tajam dan terpercaya.
Ikuti Kami di Media Sosial:
Website: https://www.samuderakepri.co.id
YouTube: youtube.com/@samuderakepriTV
Facebook: [Link Facebook Anda]
TikTok/Instagram: @samuderakepri
NFT Portfolio: rarible.com/samuderakepri
Kontak Redaksi & Iklan:
📧 Email: admin@samuderakepri.co.id
📍 Alamat: Tanjungpinang Kepulauan Riau – Indonesia
#SamuderaKepri #BeritaKepri #Investigasi #KepulauanRiau #BeritaTerpercaya #TeknologiAI
